Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kampus UPTD SMPN 2 Bukik Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Sabtu (23/5/2026). Sekolah yang berada di Nagari Maek, yang dikenal luas sebagai “Nagari Seribu Menhir”, sukses menyelenggarakan Wisuda Tahfidz Angkatan IV sekaligus pelepasan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025–2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa dalam meneguhkan komitmen sekolah untuk melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Pada Tahun Ajaran 2025–2026, UPTD SMPN 2 Bukik Barisan telah dua kali melaksanakan wisuda tahfidz, yakni pada semester I yang diselenggarakan pada Desember 2025 dan semester II pada Mei 2026. Pada wisuda semester II ini, sebanyak 11 siswa berhasil menyelesaikan program tahfidz dan resmi diwisuda. Dengan demikian, sepanjang tahun ajaran ini, total sebanyak 21 siswa telah berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an sesuai target program sekolah.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Bapak Bisron Hadi, S.Pd.I., M.Pd., perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Camat Bukik Barisan Bapak Joni Masda yang mewakili Camat, Wali Nagari Maek Bapak Efrizal Hendri, S.IP., M.Si. bergelar Dt. Patiah, Ketua PKK, Ketua MUNA, Ketua KAN, Kepala Puskesmas Maek, para kepala sekolah jenjang SMA, MTsN, dan SD se-Kenagarian Maek, jajaran komite sekolah, orang tua wali murid, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala UPTD SMPN 2 Bukik Barisan, Bapak Nazli Anas, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sekolah piloting Program Sakato Berjaya, yaitu program pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Program tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan shalat berjamaah, shalat Dhuha, bersedekah, program 5 S, serta tadarus Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
“Di tengah kekayaan sejarah dan budaya Nagari Maek, kami ingin para siswa mampu mengukir sejarah bagi diri mereka sendiri melalui kedekatan dengan Al-Qur’an. Program Sakato Berjaya menjadi arah dan pedoman bagi sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujar Nazli Anas.
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Bapak Bisron Hadi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan sekolah dalam membina siswa melalui program tahfidz. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama memiliki peranan yang sangat penting di tengah perkembangan zaman dan tantangan modernisasi saat ini. Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sebagai pedoman hidup di mana pun berada.
Apresiasi dan dukungan juga disampaikan oleh Sekretaris Camat Bukik Barisan, Bapak Joni Masda. Ia menilai program tahfidz dan Sakato Berjaya merupakan aset berharga bagi Kecamatan Bukik Barisan dalam mencetak generasi muda yang religius, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sekolah dalam membina peserta didik tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan, tetapi juga menjadi harapan besar bagi kemajuan daerah di masa mendatang.









Beri Komentar